| |


|
| Q: Sebagai ayah, kegiatan favorit bersama balita setiap malam |
|
|
|
|
|
|
|

|

|
|

|
 |
|
Ayu Dewi (25) sempat mengeluh 'momen romantis' bersama sang suami terganggu karena menyusui eksklusif. Perlu kesabaran dan taktik jitu agar kembali mesra.
|
|

|
| |
 |
 |
1 Agustus 2007
Hari ini, Vallerie Veronica lahir dengan persalinan caesar karena sudah 9 bulan 16 hari di dalam perutku. Tekadku untuk memberikan IMD terpenuhi karena 15 menit kemudian Vallerie sudah mau menyusu.
|
|
14 Agustus 2007
Rasanya aku selalu ingin marah-marah saja. Mungkin karena aku agak kecewa melahirkan dengan operasi, bukan persalinan normal. Mungkin ini juga baby blues - aku kok merasa tidak ada bonding dengan Vallerie. Untung saja aku tetap lancar menyusui. Tapi rasanya menyusui hanya menjadi kewajiban, aku merasa belum ada ikatan batin dengan anakku. Ditambah lagi aku sering kesakitan dengan bekas jahitan operasi.
|
|
10 September 2007
Masa nifasku selesai. Mustinya aku bisa bermesraan lagi dengan Danny. Aku juga tak menolak ajakan Danny untuk berhubungan intim. Tapi bekas jahitan operasi masih sering terasa nyeri. Ketika persalinan, aku juga menjalani prosedur sterilisasi, rahimku diikat, jadi saat berhubungan intim aku merasa kesakitan pula pada rahim. Kelelahan setelah mengurus Vallerie dan hampir setiap saat menyusuinya membuat 'jadwal' berhubungan intim yang tadinya 3 kali seminggu berkurang jadi hanya seminggu satu kali. Komunikasi dengan suami juga terganggu. Rasanya tak punya waktu lagi untuk sekadar ngobrol - apalagi bermanja-manja - dengan Danny.
|
|
| 1 November 2007
|
Tadi malam, ketika Vallerie sudah tidur, aku dan suami sudah 'siap tempur'. Eh, baru saja menanjak mau menuju ke puncak kenikmatan, Val menangis minta menyusu. Kami berdua hanya bisa tersenyum kecut. Kami pun memikirkan jalan keluar problem bermesraan ini. Aku dan suami menghitung jam: Bila tidur malam, Val pasti minta disusui setiap 3 jam. Jadi kurang lebih tiga jam kami mencuri waktu untuk bermesraan. Yah, lumayan... tiga jam kan lama juga, hahaha!
|
|
| 15 November 2007
|
|
Lengkap sudah penderitaanku! PRT-ku keluar. Aku harus mengurus semuanya sendiri. Tapi aku tak mau lalai menyusui. Aku tidak mood untuk berhubungan intim dengan Danny, tapi lagi-lagi aku tak mau menolak suami. Untung Danny mengerti kalau aku kelelahan, sehingga ia tidak keberatan membantu mengurus Vallerie, misalnya, mengganti popok Val di tengah malam.
|
|
|
| 23 Februari 2008
|
|
Usia Vallerie menginjak 7 bulan. Kupikir aku dan Danny sudah bisa bermesraan tanpa hambatan. Ha! Justru kini Val tak mau jauh-jauh dari Ayahnya. Lihat saja nih, jika Danny berada di dekatku, Vallerie langsung 'mengusir' aku. Danny sabar mau meladeni Vallerie. Wah, acara menonton DVD terbaru dengan Danny batal deh!
Aku pun protes ke Danny. Lalu dengan caranya sendiri, Danny mengajak Val ikut nonton. Walau hanya sebentar, karena setelah puas disayang-sayang Ayahnya ia lantas sibuk bermain sendiri. Aku pun bisa 'pacaran' dengan Danny.
|
|
|
| 7 Oktober 2008
|
Kini Vallerie sudah berusia 13 bulan. Dia makin pandai, sudah bisa memanggil Mama dan Papa, bermain ciluk-ba, bisa makan sendiri dan tetap manja pada ayahnya.
|
|
|
 |
|

|

 |
 |
 |
Prof. dr. Rulina Suradi, SpA(K), IBCLC, Divisi Perinatologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
|
| • |
Seringkali ibu merasa bahwa setelah bayi lahir, semua perawatan bayi adalah tugas ibu sehingga Ayah merasa seperti disingkirkan. Padahal sebenarnya Ayah ingin sekali merasa dibutuhkan oleh bayinya sendiri. |
| • |
Riset membuktikan, ada kesamaan antara hubungan ibu-bayi dan ayah-bayi dalam proses kelekatan bayi kepada kedua orang tuanya. Bila Ayah dilibatkan, misalnya mengikuti kursus sewaktu ibu hamil, hadir pada proses kelahiran, menggendong dan berdoa saat bayinya baru saja lahir, membantu ibu memosisikan bayi untuk menyusui, sesekali menggantikan popok, maka hal ini akan menambah kelekatan Ayah kepada bayi dan istrinya. |
| • |
Seringkali seorang ibu merasa tidak nyaman dengan kondisi pasca persalinan dengan operasi caesar akibat luka yang masih terasa perih. Apalagi ditambah pula harus menyusui. Bantuan sang Ayah dalam mengurus bayinya amat berarti. |
| • |
Waktu istirahat dapat diatur, misalnya tidur bersama waktu bayi tidur. Pula apabila bayi sudah berusia beberapa minggu ia perlu sekali sehari untuk tidur panjang kurang lebih 5 jam berturut-turut karena pertumbuhan organ terjadi pada waktu tidur. Waktu ini dapat digunakan ibu untuk istirahat atau, apabila sudah selesai masa nifas, untuk bermesraan dengan suami. |
|
|
|
|
 |
|
|
|
| |
|
Ingin sharing pengalaman menyusui?
|
Menyusui adalah momen istimewa. Itu sebabnya Ayahbunda bersama Prenagen
mengabadikannya dalam sebuah Diary Menyusui, agar Ayah & Ibu dapat berbagi
cerita pengalaman menyusui yang tak terlupakan.
Kirimkan pengalaman menyusui Anda disini, dengan mengisi identitas dengan
disertai foto Anda dan bayi. Cerita yang menarik akan dimuat dalam bentuk
diary dengan honor Rp. 500.000,- (bersih) atau testimoni dengan honor Rp.
200.000,- (bersih).
TOPIK untuk edisi 21/ 16 oktober 2008 : Pengalaman Menyusui Saat Tinggal di Luar Negeri
TOPIK untuk edisi 23/ 13 November 2008 : Sibuk Menyusui, Romantisme dengan Suami Terganggu
Untuk info lengkap seputar ASI klik: www.sayyestoasi.com
|
|
| Data Pribadi : |
|
|

|
|
|
|

|
|

|
|